Senin, 23 April 2012

Faktor-faktor yang Menentukan Bentuk Pemasaran

1.faktor mikro
 yaitu perantara pemasaran, pemasok, pesaing dan masyarakat.
2.faktor makro
yaitu demografi/ekonomi, politik/hukum, teknologi/fisik dan sosial/budaya.
S
edangkan strategi dan kiat pemasaran dari sudut pendangan penjual  adalah tempat yang trategis (place), produk yang bermutu (product), harga yang kompetitif (price) dan promosi yang gencar (promotion). Sedangkan dari sudut pandang pelanggan adalah kebutuhan dan keinginan pelanggan (customer needs and wants), biaya pelanggan (cost to the customer), kenyamanan (convenience) dan komunikasi (comunication). Tujuan akhir dan konsep, kiat dan strategi pemasaran adalah kepuasan pelanggan sepenuhnya (“total Customer Statisfaction”). Kepuasan pelanggan sepenuhnya bukan berarti memberikan kepada apa yang menurut kita keinginan dari mereka, tetapi apa yang sesungguhnya mereka inginkan serta kapan dan bagaimana mereka inginkan.
Berikut penjelasan mengenai dari faktor mikro dan makro;
a.Lingkungan mikro perusahaan 
Lingkungan mikro perusahaan terdiri dari para pelaku dalam lingkungan yang langsung berkaitan dengan perusahaan yangmempengaruhi kemampuannya untuk melayani pasar, yaitu:
1.PerusahaanStrategi pemasaran yang diterapkan oleh bagian manajemenpemasaran harus memperhitungkan kelompok lain di perusahaandalam merumuskan rencana pemasarannya, seperti manajemenpuncak, keuangan perusahaan, penelitian dan pengembangan,pembelian, produksi, dan akuntansi serta sumber daya manusiayang dimiliki perusahaan, karena manajer pemasaran juga harus bekerja sama dengan para staff di bidang lainnya.
2.Pemasok (Supplier)Para pemasok adalah perusahaan-perusahaan dan individu yangmenyediakan sumber daya yang dibutuhkan oleh perusahaan dan para pesaing untuk memproduksi barang dan jasa tertentu. Kadangkala perusahaan juga harus memperoleh tenaga kerja, peralatan,bahan bakar dan faktor-faktor lain dari pemasok. Perkembangan dalam lingkungan pemasok dapat memberi pengaruh yang amat berarti terhadap pelaksanaan pemasaran suatu perusahaan.Manajer pemasaran perlu mengamati kecenderungan harga dar imasukan-masukan terpenting bagi kegiatan produksi perusahaanmereka. Kekurangan sumber-sumber bahan mentah, pemogokan tenaga kerja, dan berbagai kejadian lainnya yang berhubungan dengan pemasok dapat mengganggu strategi pemasaran yang dilakukan dan dijalankan perusahaan.
3.Para Perantara Pemasaran Para perantara pemasaran adalahperusahaan-perusahaan yang membantu perusahaan dalam promosi,penjualan dan distribusi barang/jasaepada para konsumenakhir. Para perantara pemasaran ini meliputi :
Ø  Perantara 
 perusahaan atau individu yang membantuperusahaan untuk menemukan konsumen. Mereka terbagi dua macam, yaitu agen perantara seperti agen, pialang dan perwakilan produsen yang mencari dan menemukan para pelanggan dan/atau mengadakan perjanjian dengan pihak lain, tetapi tidak memiliki barang atau jasa itu sendiri.
Ø  Perusahaan Distribusi Fisik 
 perusahaan seperti ini membantuperusahaan dalam penyimpanan dan pemindahan produk daritempat asalnya ketempat-tempat yang dituju.
Ø  Para Agen Jasa Pemasaran 
seperti perusahaan atau lembaga penelitian pemasaran,agen periklanan,perusahaan media, dan perusahaan konsultan pemasaran,kesemuanya membantu perusahaan dalam rangka mengarahkan dan mempromosikan produknya ke pasar yang tepat.
Ø  Perantara Keuangan 
seperti bank,perusahaan kredit, danperusahaan lain yang membantu dalam segi keuangan.
4.Para Pelanggan Yaitu pasar sasaran suatu perusahaan yang menjadi konsumen atas barang atau jasa yang ditawarkan perusahaan apakah individu-individu,Iembaga-lembaga, dan sebagainya.
5.Para Pesaing Dalam usahanya melayani kelompok pasar pelanggan, perusahaan tidaklah sendiri. Usaha suatu perusahaan untuk membangun sebuah sistem pemasaran yang efisien guna melayani pasar gelati disaingi oleh perusahaan lain.Sistem pemasaran dan strategi yang diterapkan perusahaan dikelilingi dan dipengaruhi oleh sekelompok pesaing. Para pesaing ini perlu diidentifikasi dan dimonitor segala gerakan dan tindakannya didalam pasar.
6.Masyarakat UmumSebuah perusahaan juga harus memperhatikan sejumlah besar lapisan masyarakat yang tentu saja besar atau kecil menaruh perhatian terhadap kegiatan-kegiatan perusahaan, apakah mereka menerima atau menolak metode-metode dari perusahaan dalam menjalankan usahanya,karena kegiatan perusahaan pasti mempengaruhi minat kelompok lain,Kelompok-kelompok inilah yangmenjadi masyarakai umum. Masyarakat umum dapat memperlancar atau sebaliknya dapat sebagai penghambat kemampuan perusahaan untuk mencapai sasaran (Maryati/12.1B.14/12120768)

Tidak ada komentar: