Sabtu, 28 April 2012

POTENSI MAHASISWA

Wirausaha Mandiri Berpotensi Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia.
Contoh-contoh usaha muda memberikan peluang usaha untuk mencapai sebuah bisnis baru yang mandiri, kreatif, dan inovatif. Peserta yang memiliki beragam jenis usaha mulai dari teknologi, makanan, kuliner, design, percetakan, sampai sepatu dan masih banyak lagi.
Dari 3.751 orang wirausahawan Mandiri dan 617 orang perserta mandiri young enterpreneur, akhirnya tersisihkan 26 wirausahawan muda yang siap berinovasi membangun Tanah Air di sektor riil. Proses penyeleksian pemenang, dilakukan selama tiga bulan di 10 titik yakni Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Banjarmasin, Makasar, Denpasar dan Jayapura.
 Menurut Dahlan, untuk seseorang yang berusia di bawah 32 tahun akan lebih berpotensi untuk menjadi wirausaha handal. Pasalnya, memiliki dua gabungan kekuatan yaitu pengalaman dan fisik yang sudah terlatih.
“Berbahagialah bagi Anda yang memulai usaha di usia 25 tahun. Pertama, Anda punya pengalaman yang cukup lama karena jatuh dan ditipu atau Anda menipu, tetapi mudah bangkit kembali. Kedua, fisik. Usia dibawah 32 tahun, Anda masih bisa tidak tidur dua hari, dan itu menjadi salah satu kekuatan dalam usaha. Dengan gabungan dua kekuatan itu bisa all out dalam usaha,” papar Dahlan.

menyebutkan ada 3 hal untuk mengembangkan usaha terutama di kalangan anak muda, yakni dukungan dari pemerintah, perguruan tinggi, dan lembaga riset. Pemerintah menurutnya telah memberi beberapa kemudahan untuk pengembangan dunia usaha ke depannya. Salah satunya denhan menyediakan kredit usaha rakyat.
Sementara itu kesuksesan generasi muda dalam usahanya tidak lepas dari peran perguruan tinggi. Sebab PT merupakan lembaga yang mengajarkan dan membentuk mindset para calon pengusaha muda. Sedangkan lembaga riset memberikan kajiannya guna mendukung perkembangan usaha. “Ketiga ini harus kolaborasi melahirkan usaha. Dan harus ada spirit untuk melakukan value edit, sikap untuk mengubah keadaan menjadi lebih baik,” jelasnya.
Oleh karenanya, para pengusaha itu identik dengan kata mandiri. Namun, kemandirian itu harus terarah. Bukan malah bebas dari impor, melainkan adalah keinginan untuk memenuhi kebutuhannya sendiri.
“Mandiri adalah sikap kemampuan bangsa ini keluar dari perangkap-perangkap, jebakan-jebakan yang membuat tergantung, upaya bangsa ini untuk meningkatkan daya saingnya, yang bebaskan dirinya dari ketergantungan,”.
Mau tahu siapa sajakah pemenang dari perhelatan Wirausaha Muda Mandiri tersebut? Pada kelompok mahasiswa untuk kategori Industri adalah Andi Nata (Universitas Indonesia) sebagai pemenang pertama dan Galih Ari Wirawan Siregar (Universitas Sumatera Utara) menjadi pemenang kedua.
Untuk Kategori perdagangan dan jasa, pemenang pertama adalah Annur Budi Utama (Universitas Gajah Mada) dan Suprana (STMIK Atma Luhur) menjadi pemenang kedua.
Kategori Boga, pemenang pertama diberikan kepada Fauzan Rachmansyah (Universitas Islam Indonesia) sementara pemenang kedua diberikan kepada Khaidir Khaliq (STIE Nobel).
Pada Kategori industri kreatif, pemenang pertama diberikan kepada Fauzan A. Efwandaputra (Universitas Padjajaran) dan untuk pemenang kedua diberikan kepada Willy Aristaking (Institut Pertanian Bogor).
Anggi Hayani Harahap dari Universitas Sumatera Utara sebagai pemenang terinovatif dan teredukatif untuk kategori kreatif.
Pada kelompok pascasarjana dan alumni, untuk kategori Industri, pemenang pertama Cokro Anton Wibowo (STIE MUSI), pemenang kedua Yani Andriyani (Universitas Bandung Raya).
Kategori Perdagangan dan Jasa, pemenang pertama Agung Sri Hendarsa (Nagoya University Japan) sedangkan pemenang kedua Mastuti R. (Universitas Pasundan).
Kategori boga, pemenang pertama diberikan Odi Anindito (Institut Teknologi Sepuluh Nopember), sedangkan pemenang kedua Decky Suryata (Universitas Gajah Mada).
Untuk kategori industri Kreatif, pemenang pertama Sri Wahono (STMIK-STIE Darma Jaya), pemenang kedua Rahmat Hidayat (IAIN Antasari Banjarmasin), sedangkan untuk pemenang terinovatif Jessica Diana Kartika (Universitas Kristen Petra).
Sementara 5 pemenang dari 3 kategori Mandiri Young Technopreneur 2011 yaitu untuk teknologi energi terbarukan, pemenang I Nurana Indah Paramita & Titus Deus Prizfelix (ITB), pemenang II Achmad Ferdiansyah & Ahmed Tessario (ITS).
Untuk kategori pengelolaan air bersih, pemenang I Alven Haeckal & Indra Gunawan (ITB). Untuk kategori teknologi informasi dan komunikasi, Rizky Ario Nugroho & M. Endri Irfanie (Institut Teknologi Telkom), sedangkan pemenang II Rosa Kurniawan & Fatkul Amri (Universitas Negeri Malang).
Pemenang Wirausaha Muda Mandiri favorit yang dipilih masyarakat melalui Youtube, yaitu Mahendra Ega Higuitta dari ITS Surabaya untuk kategori Mahasiswa. Sementara Sri Wahono dari STMIK-STIE Darmajaya yang juga pemenang pertama dalam kategori industri kreatif untuk kelompok Pasca Sarjana dan Alumni juga terpilih sebagai pemenang favorit versi youtube.
Untuk Mandiri Young Technopreneur, M. Nafis Rahman dan Aditya nugraha dari IPB menjadi yang terfavorit di Youtube melalui karya Eco-pump and filter water drink for village.

(RIRIS SETIANI SARAGI/11102780/11.4A.24)
sumber: http://tabloidpasar.com/?p=1655

Tidak ada komentar: