Selasa, 14 Januari 2014

Permasalahan Terstruktur & Tidak Terstruktur

Sebelum membahas pemecahan masalah, kita harus mengetahui apa itu masalah. Masalah adalah suatu kondisi yang memiliki potensi untuk menimbulkan kerugian atau menghasilkan keuntungan yang luar biasa. Jadi sebuah masalah tidak harus berkaitan dengan sesuatu yang merugikan. Kemudian pengertian pemecahan masalah adalah tindakan memberi respon terhadap masalah untuk menekan akibat buruknya atau memanfaatkan peluang.
Masalah memiliki beberapa struktur
Masalah Terstruktur. Adalah masalah yang terdiri dari elemen-elemen dan hubungan antar elemen yang semuanya dipengaruhi oleh pemecah masalah. Pemecah masalah tersebut adalah komputer. Karena komputer dapat memecahkan masalah tanpa perlu melibatkan manajer.

Masalah Tidak Terstruktur. Adalah masalah yang berisi elemen-elemen atau hubungan antar elemen yang tidak dipahami oleh pemecah masalah. Pemecahan masalah dilakukan oleh manajer. Karena manajer harus melakukan sebagian besar tugas memecahkan masalah.

Masalah Semi Terstruktur. Adalah masalah yang berisi sebagian elemen atau hubungan yang  dimengerti oleh pemecah masalah. Pemecahan masalah dilakukan oleh manajer dan komputer, yang harus bisa bekerja sama memecahkan masalah.

Pentingnya pemecahan masalah
Satu set keputusan untuk memecahkan suatu masalah mungkin hanya membutuhkan sedikit waktu namun dapat mempengaruhi laba perusahaan hingga ribuan atau jutaan dollar. Dalam memecahkan suatu masalah harus ada yang namanya pengambilan keputusan. Keputusan adalah pemilihan strategi atau tindakan. Maka pengertian pengambilan keputusan adalah tindakan memilih strategi atau aksi yang diyakini manajer akan memberikan solusi terbaik atas masalah tersebut. Jadi kunci pemecahan masalah adalah mengidentifikasi berbagai alternatif dari keputusan.

Elemen – elemen dari pemecahan masalah
·         Masalah
·         Desired state (keadaan yang di harapkan)
·         Current state (informasi yang menggambarkan keadaan saat ini)
·         Pemecah masalah / manajer
·         Adanya solusi alternatif dalam memecahkan masalah
·         Solusi

Proses pemecahan masalah
Manajer mengidentifikasi masalah, memahaminya dan mengidentifikasi berbagai alternatif (pilihan) solusi serta mengevaluasi seluruh alternatif solusi yang ada, memilih yang terbaik dan memastikan bahwa solusi itu berjalan untuk mengatasi masalah.
Dalam proses pemecahan masalah :
Komputer kurang berperan.
Pengalaman manajer dan insting lebih berperan.
Manajer akan lebih banyak mendapat masukan dari sistem informasi non-komputer.

Pendekatan sistem :
Tahap – tahap dan langkah – langkah pendekatan sistem dalam pemecahan masalah :
Tahap I (Usaha Persiapan)
Langkah   1 : Memandang perusahaan sebagai suatu sistem.
Langkah   2 : Mengenali sistem lingkungan.
Langkah   3 : Mengidentifikasi subsistem perusahaan.
Tahap II (Usaha Definisi)
Langkah   4 : Bergerak dari tingkat sistem ke subsistem.
Langkah   5 : Menganalisis bagian sistem dalam urutan tertentu.
Tahap III (Usaha Solusi)
Langkah   6 : Mengidentifikasi alternatif (pilihan) solusi.
Langkah   7 : Mengevaluasi alternatif solusi.
Langkah   8 : Memilih solusi terbaik.
Langkah   9 : Menerapkan solusi terbaik.
Langkah 10 : Membuat tindak lanjut untuk memastikan bahwa solusi itu efektif.
(KOKO SONY MAHENDRA/12126841/12.3E.24)


Tidak ada komentar: