Jumat, 17 Januari 2014

Apa itu Manajemen?

Kata manajemen mungkin berasal dari bahasa Italia (1561) “maneggiare” yang berarti “mengendalikan”, terutama dalam konteks mengendalikan kuda, yang berasal dari bahasa latin “manus”, yang berarti tangan. Bahasa Prancis lalu mengadopsi kata ini dari bahasa Inggris menjadi “management”, yang memiliki arti “seni melaksanakan dan mengatur”.
Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal. Mary Parker Follet, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.
Ada beberapa pendapat tentang pengertian manajemen, yaitu:
Ø  Manajemen adalah suatu proses dalam rangka mencapai tujuan dengan bekerja bersama melalui orang-orang dan sumber daya organisasi lainnya.
Ø  Manajemen adalah suatu proses atau kerangka kerja yang melibatkan bimbingan atau pengarahan suatu kelompok orang-orang kearah tujuan-tujuan organisasional atau maksud-maksud yang nyata.
Ø  Manajemen adalah suatu proses dengan mana pelaksanaan suatu tujuan tertentu diselenggarakan dan diawasi.
Dibawah ini juga ada beberapa pendapat para ahli mengenai “Pengertian Manajemen” antara lain, sebagai berikut:
Ø  Menurut James A.F Stoner, manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumber daya – sumber daya prganisasi lainnya agar mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Ø  Mary Parker Follet mendefinisikan manajemen sebagai seni dalam menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Menurut definisi ini manajer mencapai tujuan-tujuan organisasi melalui pengaturan orang-orang lain untuk melaksanakan berbagai pekerjaannya. Manajer tidak mengerjakan sendiri semua tugas-tugasnya.
Ø  Luther Gulick mendefinisikan manajemen sebagai suatu bidang ilmu pengetahuan (science) yang berusaha secara sistematis untuk memahami mengapa dan bagaimana manusia bekerja bersama untuk mencapai tujuan dan membuat sistem kerja sama ini lebih bermanfaat bagi kemanusiaan.
Ø  Manullang mendefinisikan manajemen adalah seni dan ilmu perencanaan, pengorganisasian, penyusunan, pengarahan dan pengawasan sumber daya nuntuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan.
Ø  Menurut Ricky W. Griffin Manajemen adalah sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.
Ø  Menurut Drs. Oey Liang Lee Manajemen adalah  seni dan ilmu perencanaan,  pengorganisasian, penyusunan, pengarahan dan pengawasan daripada sumberdaya manusia untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Ø  Menurut Prof. Eiji Ogawa Manajemen adalah Perencanaan, Pengimplementasian dan Pengendalian kegiatan-kegiatan termasuk system pembuatan barang yang dilakukan oleh organisasi usaha dengan terlebih dahulu telah menetapkan sasaran-sasaran untuk kerja yang dapat disempurnakan sesuai dengan kondisi lingkungan yang berubah.
Sekalipun sampai sekarang belum ada kesepakatan universal mengenai definisi manajemen, kita dapat mendefinisikan manajemen secara lebih sederhana dimana, manajemen adalah bagaimana manajer menggunakan sumber daya yang ada secara efektif dan efisien untuk mencapai tujuan. Bagaimana manajer memilih tujuan yang tepat melalui serangkaian proses pengambilan keputusan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Sementara efektif merupakan sejauh mana prsonil yang ada melakukan pekerjaan dengan benar melalui serangkaian kegiatan pengawasan yang sistematis dan berkesinambungan.
            Teoritikus manajemen, Robert N. Antony memberikan nama untuk pembagian tiga tingkat manajemen utama, yaitu Puncak, Menengah dan Rendah. Para manajer di puncak hierarki organisasi seperti, presiden dan wakil presiden seringkali disebut berada pada Tingkat Perencanaan Strategis (strategic planning level), mengakui adanya fakta bahwa keputusan mereka seringkali akan memiliki dampak pada keseluruhan organisasi selama bertahun-tahun kemudian.
            Manajer tingkat menengah meliputi manajer regional, direktur produk dan kepala divisi. Pada tingkatan ini disebut Tingkat Kendali Manajemen (management control level). Hal ini dikarnakan manajer tingkat menengah memiliki tanggung jawab untuk menjalankan rencana dan memastikan tercapainya tujuan. Manajemen tingkat ini disebut jga manajemen tingkat taktis.
            Manajer tingkat rendah meliputi kepala departemen, penyelia dan pimpinan proyek. Tingkat terendah ini disebut Tingkat Kendali Operasional (operational control level). Hal ini dikarenakan disinilah operasi perusahaan benar-benar terjadi.
            Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan. Fungsi manajemen pertama kali diperkenalkan oleh seorang industrialis Prancis bernama Henry Fayol pada awal abad ke-20. Ketika itu, ia menyebutkan lima fungsi manajemen, yaitu Merancang, Mengorganisir, Memerintah, Mengordinasi dan Mengendalikan. Namun saat ini, kelima fungsi tersebut telah diringkas menjadi tiga, yaitu:
1.      Perencanaan (planning) adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Manajer mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum mengambil tindakan dan kemudian melihat apakah rencana yang dipilih cocok dan dapat digunakan untuk memenuhi tujuan perusahaan. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan, fungsi-fungsi lainnya tak dapat berjalan.
2.      Pengorganisasian (organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi tersebut. Pengorganisasian dapat dilakukan dengan cara menentukan tugas apa yang harus dikerjakan, siapa yang harus mengerjakannya, bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan, siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut, pada tingkatan mana keputusan harus diambil.
3.      Pengarahan (directing) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha.

Sampai saat ini, masih belum ada consensus baik di antara praktisi maupun di antara teoritis mengenai apa yang menjadi fungsi-fungsi manajemen, sering pula disebut unsur-unsur manajemen.
Fungsi-fungsi manajemen adalah, sebagai berikut:


·         Planning
·         Organizing
·         Leading
·         Directing/Commanding
·         Motivating
·         Coordinating
·         Controlling
·         Reporting
·         Staffing
·         Forecasting


Untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan diperlukan alat-alat sarana (tools). Tools merupakan suatu syarat usaha untuk mencapai hasil yang ditetapkan. Tools tersebut biasa dikenal dengan 6M, yaitu Man, Money, Materials, Machines, Method dan Markets. (Gina Lestari/12124308/12.3E.24)

Tidak ada komentar: