Senin, 13 Januari 2014

Sistem Informasi Pemasaran

Sistem Informasi Pemasaran adalah kegiatan perseorangan dan organisasi yang memudahkan dan mempercepat hubungan pertukaran yang memuaskan dalam lingkungan yang dinamis melalui penciptaan, pendistribusian, promosi dan penentuan harga barang, jasa dan gagasan/ide. Sistem informasi pemasaran lalu digunakan oleh bagian pemasaran dalam sebuah perusahaan untuk memasarkan produk-produk perusahaan tersebut.
Sistem informasi ini merupakan gabungan dari keputusan yang berkaitan dengan :
1.      Produk
2.      Tempat
3.      Promosi
4.      Harga Produk
Hal-hal diatas merupakan campuran unsur dari strategi pemasaran yang lebih dikenal dengan 4P, yaitu :
1.      Produk. Sesuatu yang dibeli pelanggan untuk memuaskan kebutuhannya.
2.      Promosi. Segala sesuatu yang berhubungan dengan semua cara yang mendorong penjualan. Contoh : Spanduk, Pamplet, dll.
3.      Place (tempat). Adalah satu hal yang berhubungan dengan cara mendistribusikan produk secara fisik kepada pelanggan melalui saluran distribusi.
4.      Price (harga). Terdiri dari semua elemen yang berhubungan dengan apa yang dibayar oleh pelanggan.
Sistem informasi pemasaran mempunyai komponen yang sama dengan sistem informasi secara umum, yaitu komponen-komponen input, model, output, basis data, teknologi dan kontrol. Perbedaan komponen-komponen ini dengan sistem-sistem informasi lainnya adalah konteks letak dari sistem informasinya. Misalnya untuk sistem informasi pemasaran ini maka komponen inputnya adalah input tentang data pemasaran dan outputnya adalah laporan berisi informasi-informasi tentang pemasaran.
A.     Komponen input pemasaran
Sistem informasi pemasaran mengumpulkan data yang menjelaskan transaksi-transaksi pemasaran perusahaan. Subsistem informasi pemasaran mengumpulkan informasi dari lingkungan perusahaan yang berkaitan dengan operasi pemasaran.
Subsistem peneliti pemasaran melakukan penelitian khusus melalui operasi pemasaran.
B.     Komponen model pemasaran
Model digunakan untuk menghasilkan informasi yang relevan yang sesuai dengan kebutuhan pemakai sistemnya. Model merupakan cetakan yang berubah bentuk input menjadi output. Model di sistem informasi pemasaran banyak digunakan untuk menghasilkan laporan keperluan anggaran operasional, strategi penentuan harga produk, evaluasi produk baru, pemilihan tempat fasilitas, evaluasi penghapusan produk lama, penunjukkan salesman, penentuan rute pengiriman yang paling optimal, pemilihan media iklan yang paling efektif dan persetujuan kredit.
C.     Komponen basis data pemasaran
Data yang digunakan oleh sub sistem output berasal dari database. Beberapa data dalam database adalah sebagai fungsi pemasaran.
D.    Komponen output pemasaran
Tiap subsistem output menyediakan informasi tentang subsistem itu sebagai bagian dari bauran sistem produk yang menyediakan informasi tentang produk perusahaan. Sistem promosi menyediakan informasi tentang kegiatan periklanan perusahaan dan penjualan langsung serta membantu manajerial untuk membuat keputusan harga.
Dalam sistem informasi pemasaran terdapat 2 jenis data yaitu data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang dikumpulkan perusahaan, sedangkan data sekunder adalah data yang dikumpulkan oleh orang lain. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data primer adalah wawancara mendalam, pengamatan dan pengujian terkendali. Beberapa data sekunder harus dibeli dan sering tersedia dalam bentuk media penyimpanan data (USB, Flashdisk, Disket) untuk memudahkan input ke dalam CBIS data sekunder yang lain seperti yang tersedia di perpustakaan.
Dalam sistem informasi pemasaran terdapat subsistem produk yang berguna untuk membuat rencana produk baru yang terdiri dari beberapa hal, yaitu :
a.       Siklus hidup produk
Tugas manager pemasaran adalah mengembangkan strategi dan taktik tiap unsur dalam bauran pemasaran dan kemudian mengintegrasikan menjadi suatu rencana pemasaran yang menyeluruh. Suatu kerangka kerja yang disebut siklus hidup produk mengarahkan manager dalam membuat keputusan-keputusan seperti nama dan harga produk.
b.      Model evaluasi produk baru
Keputusan untuk mengembangkan produk baru harus dipertimbangkan secara matang dan dengan dasar keuangan yang baik dan dibuat oleh eksekutif. Perusahaan yang memperkenalkan produk baru mengembangkan suatu prosedur formal yang mempertimbangkan faktor-faktor seperti potensi tingkat keuntungan dan efisiensi penggunaan sumber daya.
c.       Subsistem tempat
Pengambilan keputusan tehadap pengambilan tempat yang sesuai dengan pelemparan produk yang dihasilkan sangat menentukan tingkat penjualan produk. Untuk itu posisi subsistem ini sangat vital dalam keberadaannya.
d.      Subsistem promosi
Subsistem promosi berfungsi untuk melakukan analisis terhdap promosi yang dilakukan untuk meningkatkan penjualan.
e.       Subsistem harga
Subsistem harga berfungsi untuk membantu menetapkan harga terhadap produk yang dihasilkan. Subsistem ini terdiri dari beberapa komponen yaitu :
1. Penentuan harga berdasarkan biaya
2. Penentuan harga berdasarkan permintaan
(Mia Kusuma Wijaya/12123937/12.3F.14)

Tidak ada komentar: